Kisah Perjalanan Lin Dan di Dunia Olahraga (Bulutangkis)

By On Tuesday, September 30th, 2014 Categories : Olahraga

lin Dan yang lahir di Longyan, Fujian ini memiliki julukan “Super Dan” karena memang memiliki bakat bulutangkis yang begitu mumpuni. Dengan bakatnya itu ia bisa meraih “Super Grand Slam”. Tak mudah meraih Super Grand Slam itu karena untuk meraihnya harus memenangkan 9 gelar penting di Dunia, seperti Kejuaraan Dunia, Olimpiade, Super Series Master Finals, Thomas Cup, Sudirman Cup, Asian games, All England Open dan Kejuaraan Asia. Dan yang menjadi hebatnya di usia yang masih muda, yaitu umur 28 tahun ia mampu memenangkan hampir semua gelar tersebut.

Lin Dan Kereeeennn

Lin Dan memulai karirnya di dunia Bulutangkis pada tahun 2001, dan pertama kalinya ia masuk final di Kejuaraan Asia meskipun akhirnya dikalahkan oleh Xia Xuanze rekannya sendiri. Kemudian pada tahun 2002 ia memenangkan gelar pertama nya di kejuaraan Korea Open. Kemudian di tahun 2003 ia sempat gagal dalam menjuarai Singapore Open, Malaysia Open dan Indonesia Open. Meskipun begitu ia akhirnya menjuarai Denmark Open, China Open dan Hongkong Open. Setelah itu ia ikut serta bersama tim China dan menjuarai Thomas Cup juga mendapat gelar All England sehingga ia dinobatkan sebagai pebulutangkis rangking No. 1 Versi BWF. Namun setelah itu ia di salib oleh Lee Chong Wei yang menyebabkan ia harus menjadi rangking ke 2, tapi di tahun 2012 ia merebut gelarnya kembali.

Lin Dan memiliki tangan yang kidal, sehingga lawannya itu belum bisa menebak kemana arah pukulannya menyambar, apalagi untuk lawannya yang belum terbiasa melawannya. Lin Dan mempunyai Smash yang begitu tajam dan keras serta pukulan overheadnya yang tidak terduga. Lin Dan memiliki strategi yang berbeda-beda ketika melawan lawannya, jika ia melawan kelas ringan ia bermain lambat namun jika ia menghadapi musuh yang dianggap berat ia menggunakan full attack dengan pukulan overhead yang terkesan memaksa dan tajam. Tak hanya itu daya pertahanannyapun sangat begitu mengesankan sehingga membuat lawannya bisa kehilangan akal dalam menghadapinya.

Lin Dan Ketika di Red Karpet

Selain bermain bulutangkisnya yang hebat, ia juga penuh dengan kontroversi yang selalu ia lakukan, seperti halnya ia marah dan berkata kasar dilapangan dengan ucapannya yang penuh dengan makian menggunakan bahasa ibunya, ia tunjukkan itu karena kecewa ketika bermain di Kejuaraan Korea Super Series 2008 yang ketika itu itu melawan lee Hyun Ill, waktu ia ia melemparkan raketnya kepada pelatih Lee Hyun Ill bernama Li mao, namun untungnya tak mencederai siapapun. Tak hanya itu ia juga pernah bertengkar dengan pelatihnya sendiri karena ia tak mau menerima arahan dari pelatihnya.

Lin Dan Bersama Pacarnya

Dalam masalah cinta, iapun tak ingin berhenti disana saja ketika ia ditolak oleh wanita yang ia cintainya, ia memperjuangkan intanya dan tidak menyerah ketika Xie Xingfang yang ia juga seornag pebulutangkis China menolaknya. Namun karena Lin Dan gigih dalam memperjuangkan cintanya, akhirnya mereka menikah pada tanggal 14 desember 2010. Perlu anda ketahui bahwa Xie Xingfang juga merupakan pemain bulutangkis yang profesional, ia pernah memenagkan medali Perak olimpiade 2008.

Related Post Seputar Biodata Artis Lainnya: